Jl. Raya Demak - Guntur No.228 KM 11 Demak kecguntur@demakkab.go.id 0291 - 6910280

Kreasi PMT Berbasis Pangan Lokal Desa Sukorejo Meraih Juara 1

Usia balita merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu, balita merupakan kelompok yang rawan terhadap kekurangan gizi. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu diselenggarakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). PMT bagi anak usia 6-9 bulan dimaksudkan sebagai makanan tambahan, bukan sebagai pengganti makanan utama.

PMT berbasis pangan lokal adalah makanan tambahan yang diolah menggunakan bahan makanan khas daerah yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Di DesaSukorejo, Kecamatan Guntur kaya bahan makanan local seperti waluh atau labu kuning dan ikan lele.

Pada 14 Februari 2018 mahasiswa D IV Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang mengadakan seminar advokasi dan lomba kreasi pangan lokal. Pada kesempatan ini, mahasiswa PKL Bidang Gizi Masyarakat Desa Sukorejo dan beberapa perwakilan ibu-ibu PKK desa Sukorejo mengolah labu kuning dan ikan lele menjadi PMT. Kroket labu kuning isi abon ikan lele yang memenuhi kategori penilaian warna, tekstur, aroma, rasa, kesesuaian porsi, packaging, dan bentuk sehingga produk PMT berbasis pangan local ini mendapatkan predikat Juara 1 diantara 10 desa di wilayah Puskesmas Guntur II yang dilombakan.

Kroket labu kuning isi abon lele diolah menggunakan bahan yang mudah didapatkan serta mudah diterapkan pada kegiatan Posyandu. Dibentuk menyerupai sempolan atau paha ayam agar menarik perhatian balita yang mengonsumsinya. Produk PMT ini tinggi akan protein serta nilai gizinya yang memenuhi syarat.

Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan agar warga Kecamatan Guntur dapat berkreasi untuk mengolah pangan lokal yang terdapat didaerahnya masing-masing untuk menjadikan produk yang lebih berkualitas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

(Tim PKL BGM Desa Sukorejo, 2018)

MAKANAN SEHAT UNTUK GENERASI HEBAT

Dalam rangka menggalakkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), mahasiswa PKL Poltekkes Kemenkes Semarang Jurusan Gizi mengajak siswa-siswi SD di Desa Pamongan untuk membiasakan makan makanan yang sehat. Pola hidup sehat harus mulai ditanamkan sejak dini.

Hal kecil yang mulai harus ditanamkan pada anak sekolah yaitu kebiasaan sarapan pagi dan jajanan sehat. Sarapan yang sehat  dan bergizi akan membantu  memenuhi kebutuhan badan dan membantu otak kita dengan energi. Karena pada pagi hari, energi dalam tubuh akan berkurang, dengan adanya sarapan dengan makan makanan yang tepat, kita menyiapkan energi yan diperlukan tubuh untuk berfungsi secara optimal. Sarapan akan membuat anak-anak lebih fokus terhadap pelajaran.

Kegiatan penyuluhan di SD N Pamongan 1 dan SD N Pamongan 2 diikuti oleh siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 5. Mereka antusias terhadap kegiatan penyuluhan ini. Kegiatan penyuluhan tidak hanya diisi dengan materi, namun diisi juga dengan kegiatan antropometri, menonton video mengenai makanan sehat dan 7 langkah cuci tangan, sarapan bersama, diakhiri dengan games.

 

Sarapan bersama diikuti oleh semua siswa, sebagian siswa sudah membawa bekal masing-masing. Apabila ada siswa yang tidak membawa bekal maka siswa yang lain akan saling berbagi. Hal ini juga mengajarkan siswa-siswi untuk saling berbagi.  Setelah kegiatan sarapan bersama, dilanjutkan dengan kegiatan games. Permainan ini membutuhkan konsentrasi dan pemahaman siswa mengenai materi yang sudah diajarkan sebelumnya mengenai makanan yang sehat. Siswa diharapkan mampu membedakan gambar  jajanan sehat dan tidak sehat. Selain itu, untuk siswa kelas 4 dan 5 ada juga games pesan berantai. Isi dari pesan berantai ini diantaranya adalah “ aku anak indonesia harus kuat dan sehat”.

Diharapkan dari kegiatan penyuluhan di SD ini, anak-anak mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti membiasakan sarapan pagi sebelum ke sekolah, tidak jajan sembarangan, membiasakan cuci tangan sebelum makan dan sesudah dari kamar mandi. Perilaku sehat yang ditanamkan sejak kecil akan menjadikan generasi yang hebat dimasa mendatang.

(penulis : Tim PKL Desa Pamongan, Nuke, Vina, Ina, Dominico)