Jl. Raya Demak - Guntur No.228 KM 11 Demak kecguntur@demakkab.go.id 0291 - 6910280

Dari Poltekkes Semarang untuk Guntur Tercinta

Rabu, 14 Februari 2018, Mahasiswa Prodi D IV Gizi semester VIII mengadakan kegiatan Advokasi dengan Tema “Mewujudkan Generasi Sehat, Berprestasi dan Berkualitas Menuju Guntur Hebat Tanpa Stunting serta Lomba Kreasi Pangan Lokal yang didukung oleh Diabetasol dan Sosro. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Guntur, Demak. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menanggulangi kejadian stunting dengan harapan dapat menurunkan prevalensi stunting di kecamatan Guntur. Selain itu, kegiatan ini merupakan puncak kegiatan dari serangkaian kegiatan PKL di 10 desa wilayah kerja Puskesmas Guntur II, meliputi Desa Gaji, Desa Blerong, Desa Tangkis, Desa Krandon, Desa Sidokumpul, Desa Sarirejo, Desa Wonorejo, Desa Banjarejo, Desa Sukorejo, dan Desa Pamongan.

Rangkaian acara dalam kegiatan ini diawali dengan Lomba Kreasi Pangan Lokal untuk PMT-Balita yang dimulai pukul 08.45 dan diikuti 10 desa pada wilayah kerja Puskesmas Guntur II. Kriteria penilaian terdiri dari nilai gizi, rasa, aroma, penampilan, tekstur, warna, kesesuaian produk serta inovasi dari produk tersebut. Penilaian dilakukan oleh Ahli gizi Puskesmas Guntur II, Dosen gizi Poltekkes Semarang serta Perwaklian dari PKK Kecamatan. Adapun pemenangnya yaitu juara 1 diraih oleh Desa Sukorejo dengan nama produk Kolale (Kroket Labu kuning Abon Ikan Lele)yang berbahan dasar labu kuning dan ikan lele, Juara 2 diraih oleh Desa Gaji dengan nama produk Boltechu (Bola-bola tempe lucu) dengan bahan dasar tempe yang diisi dengan telur puyuh, serta Juara 3 diraih oleh Desa Banjarejo dengan nama produk Puding Modisco Fantasi dengan bahan dasar modisco (campuran susu, minyak, gula yang biasa digunakan untuk balita gizi buruk) dan dengan penambahan labu kuning, wortel, serta jagung.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan Advokasi yang dihadiri oleh berbagai perwakilan sektoral di Kecamatan Guntur, mulai dari Camat Guntur II, Kepala Desa dari 10 desa wilayah kerja Puskesmas Guntur II, DKK Kabupaten Demak, Dinas Kesehatan Ahli Gizi Puskesmas Guntur I, Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Guntur, Kepala Puskesmas Guntur I dan II, Kapolsek Kecamatan Guntur, DanRamil Kecamatan Guntur , TP PKK Kecamatan Guntur , KUA Kecamatan Guntur, Ketua Muslimat Kecamatan Guntur, Ketua Fatayat Kecamatan Guntur, Dinas Pendidikan Kabupaten Demak, Dinas Pertanian Kabupaten Demak serta Ahli Gizi Puskesmas Guntur I dan II.

Acara advokasi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Panitia, Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Semarang yang diwakilkan oleh Ketua Prodi DIV Gizi Poltekkes Semarang,Camat Guntur, dan Ketua Dinas Kesehatan Kabupaten Demak yang diwakilkan oleh Kepala Puskesmas Guntur I. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Semarang dengan materi Pendahuluan Stunting, Faktor-Faktor Penyebab Stunting, Kebijakan-Kebijakan Dalam Mengintervensi Stunting, Peran Lintas Sektoral dalam Mencegah Stunting, Serta Rencana Kegiatan Untuk Mencegah Stunting. Selanjutnya sesi diskusi yang diikuti oleh seluruh peserta kegiatan, kemudian penyusunan rencana kegiatan. Dari hasil diskusi didapatkan beberapa kesepakatan program, yaitu Pemanfaatan pangan local untuk PMT Posyandu, Minggu bersih di tiap RT sebagai bentuk realisasi program sanitasi total berbasis masyarakat, Konseling Gizi untuk Calon Pengantin, Pendampingan ibu Hamil oleh Kader, Promosi ASI Eksklusif pada kelas ibu hamil, Memanfaatkan pekarangan rumah tangga untuk mencukupi kebutuhan gizi keluarga, Mengembangkan olahan kreasi pangan lokal, dan Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan buang air besar menggunakan jamban. Acara Advokasi diakhiri dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh peserta advokasi untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan diatas.

Selain kegiatan diatas, diadakan juga cek kesehatan gratis meliputi cek gula darah, kolesterol dan tekanan darah yang disponsori oleh Diabetasol. Adapula konseling gizi gratis oleh Mahasiswa Gizi dan donor darah yang merupakan hasil dari kerja sama dengan PMI Kecamatan Guntur. Selama kegiatan berlangsung, didapatkan 17 kantong darah yang yang di dapatkan dari pendonor.

(Mahasiswa Prodi D IV Gizi semester VIII, Tahun 2018)

Bersama Mahasiswa Wujudkan Banjarejo Lebih Sehat

“Kita tidak berhenti olahraga karena menjadi renta. Kita menjadi renta karena berhenti berolahraga – Kenneth Cooper”

Sabtu, 3 Febuari 2018, Mahasiswa PKL Poltekkes Semarang Jurusan Gizi mengadakan jalan sehat di SDN 1 Banjarejo. Dengan total peserta jalan sehat sebanyak 412 siswa, 6 guru dan 5 mahasiswa selaku panitia dikerahkan sebagai pendamping. Kegiatan ini adalah salah satu program kerja dalam rangka peningkatkan aktivitas fisik yang merupakan bagian dari GERMAS yang sedang gencar di galakkan di setiap wilayah.

Jalan sehat baru bisa dimulai pada pukul 8 pagi karena gerimis sempat turun sejak satu jam sebelumnya. Titik start dan finish berada di lapangan SDN 1 Banjarejo.  Setelah dilakukan doa bersama, peserta mulai di izinkan berjalan dengan dikelompokkan tiap tiap tingkatan kelas. Barisan terdepan adalah siswa kelas 1 dan diikuti siswa kelas 2 hingga kelas 6 pada barisan paling akhir.

semakin lama semakin deras. Barisan mulai berantakan dan pendamping mulai kewalahan. Ditempat lain, tepat di depan MTs Hidayatullah 3 panitia sudah bersiap untuk membagikan kupon undian. Semua siswa di arahkan untuk berbaris, tapi mereka tetap saling berebut dan tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan melihat antusiasme peserta untuk mendapatkan kupon undian meskipun gerimis sudah berubah menjadi hujan.

Sesampainya di titik finish, peserta di perintahkan untuk berteduh sambil menunggu acara pembagian hadiah. Sebanyak 35 bungkus hadiah telah dipersiapkan panitia yang terdiri dari jajanan kecil, celengan, buku tulis, tempat makan hingga botol minuman. Pukul 9:15, salah satu guru mengumumkan pada pengeras suara agar seluruh siswa berkumpul lagi di lapangan. Disinilah keseruan dimulai. Beragam reaksi bermunculan saat nomer yang  beruntung disebutkan panitia untuk kemudian mendapatkan hadiah. Ada yang berteriak kegirangan, ada juga yang terlihat kesal karena beberapa digit terakhir nomer nya tidak sesuai dengan nomer yang dibacakan, dan tidak sedikit pula yang ikut berteriak senang karena temannya maju mendapatkan hadiah.

Beberapa bungkus terakhir digunakan panitia sebagai hadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. Pertanyaannya tentu terkait kesehatan seperti langkah langkah mencuci tangan, nama buah dan sayur yang mengandung vitamin C, hingga manfaat olahraga teratur.

Hingga acara berakhir pada pukul 10:20 WIB, tidak ada kendala berarti yang dirasakan. Malah sebaliknya, semangat dari peserta meskipun harus beberapa kali terguyur hujan meninggalkan kesan yang cukup mendalam bagi panitia.

(Tim PKL Bidang Gizi Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang Desa Banjarejo 2018)