POSYANDU DI RUMAH MANTAN

Posyandu saat ini masih menjadi wadah tepat untuk pemantauan tumbuh kembang balita serta edukasi gizi masyarakat.

Adapula beberapa tantangan di posyandu seperti kurangnya kapasitas kader, keterlambatan waktu pelaporan, kualitas data yang dikumpulkan dan langkah konseling yang kurang berfungsi.

Posyandu sendiri erat kaitannya dengan isu kesehatan ibu dan anak serta penurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian bayi dan balita (AKABA).

Fokus program ini antara lain:

  1. Meningkatkan kualitas data posyandu seperti meningkatkan akurasi perhitungan usia dan akurasi perhitungan status pertumbuhan balita.
  2. Meningkatkan pemanfaatan data posyandu untuk pengambilan keputusan berupa meningkatkan jumlah umpan balik yang diberikan kader saat posyandu, mempercepat waktu pelaporan, meningkatkan jumlah dan kualitas analisis data oleh pemegang program.
  3. Meningkatkan konseling pemberian makan pada bayi dan anak di Posyandu melalui kunjungan rumah oleh kader-kader terlatih

“Dulu umumnya ibu datang ke posyandu, pulangnya cuma dapat makan bubur kacang, kalau ditanya anaknya sehat atau nggak, belum tentu tahu. Kader juga sering nggak memberitahu karena nggak punya kemampuan.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Puskesmas Guntur 1, dan juga dihadiri oleh Bapak Camat Guntur beserta Kepala Desa dan Perangkatnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Guntur, Ali Mahbub, mengatakan bahwa ia sangat mendukung program ini karena sangat sesuai dengan 16 program unggulan Bupati Demak pada poin terakhir.

Kegiatan tersebut bertempat dirumahnya mantan Modin Desa Guntur dan diselenggarakan setiap satu bulan sekali di masing-masing desa diwilayah Kecamatan Guntur. Rabu (17/7/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *